Aplikasi Jenis Kantung Tanam Organik Terhadap Karakteristik Agronomis Bibit Kailan (Brassica oleracea var. Acephala) Kultivar Full White 921
Abstrak
Sayuran kailan memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan di Indonesia karena kandungan gizinya yang tinggi dan memiliki nilai ekonomi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis kantung tanam organik yang mampu memberikan karakteristik agronomis terbaik pada bibit tanaman kailan (Brassica oleraceae var. acephala) kultivar Full White 921. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tegal Munjul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Pada bulan November sampai dengan Desember 2017.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal terdiri dari 9 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan kantung tanam organik: Polibag Plastik (Kontrol), Jerami Padi, Enceng Gondok, Daun Pisang, Pelepah Batang Pisang, Daun Jambu Air, Daun Kelapa, Daun Jati, Kelobot Jagung. Data hasil penelitian menggunakan analisis ragam berdasarkan uji F taraf 5%. Apabila terdapat beda nyata, analisa dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi jenis kantung tanam organik memberikan pengaruh yang berdeda nyata terhadap tinggi tanaman umur 7 HSS, 14 HSS, dan 21 HSS, jumlah daun 14 HSS, dan 21 HSS, luas daun, dan panjang akar bibit tanaman kailan kultivar Full White 921. Aplikasi jenis kantung tanam organik daun pisang memberikan karakteristik agronomis terbaik pada bibit tanaman kailan kultivar Full White 921.
Unduhan
Referensi
Badan Pusat Statistik., 2016. Produksi Sayuran di Indonesia. Diakses dari www.bps.go.id. [4 Mei 2017]
Djunaedy, A. 2009. Pengaruh Jenis Dosis Pupuk Bokhasi terhadap Pertumbuhan Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Agrovigor. 2 (1). Hal: 4
Gardner, F.P., R. B. Pearce dan R. L. Mitchel. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya Terjemahan Herawati Susilo. UI Press. Jakarta.
Gomez, Kwanchai A. dan Arturo A. Gomez, 2010. Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian (Terjemahan). Jakarta: Universitas Indonesia (UI PRESS).
Hapsari, J., S. 2001. Pemanfaatan Kompos Daun Jati (Tectona grandis L.f.) dan Mikorhiza Untuk Pembibitan Jati (Tectona grandis L.f.). Skripsi. Jurusan Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.
Irianto, 2012. Pertumbuhan dan Hasil Kailan (Brassica oleraceae) pada Berbagai Dosis Limbah Cair Sayuran. Skripsi. Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jambi.
Kusumawati, A., 2015. Analisa Karakteristik Pupuk Kompos Berbahan Batang Pisang. Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik LPP. Seminar Naional Universitas PGRI Yogyakarta.
Nugroho, W.A., F. Damayanti, R., dan L. Musthofa, 2013. Pengaruh Formulasi Bahan terhadap Sifat Mekanik Kantong Tanam Organik. Jurusan Keteknikan Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Brawijaya 14(21): 115-122. Malang.
Nur, S dan Thohari. 2005. Tanggap Dosis Nitrogen dan Pemberian Berbagai Macam Bentuk Bolus terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.). Dinas Pertanian Kabupaten Brebes.
Pangaribuan, D dan H. Pujisiswanto. 2008. Pemanfaatan Kompos Jerami untuk Meningkatkan Produksi dan Kualitas Buah Tomat. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi-II. Universitas Lampung 7(1): 6-8
Pratama, S., Murniati dan Yetti, H. 2010. Pemberian Beberapa Jenis Bahan Tambahan pada Kompos Daun Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakchoy (Brassica chinensis L.). Fakultas Pertanian, Universitas Riau.
Pudjiono, E., Gunomo, D., dan N.P. Sutty, O.S, 2012. Pembuatan dan Pengujian Kantong Tanam Organik dari Bahan Enceng Gondok (Eichoirnia Crassipes (Mart.) Solms). Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya.
Rediya. 2010. Pengaruh Macam dan Pengaturan Kepekatan Larutan Nutrisi Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Baby Kailan (Brassica oleraceae var. alboglabra) secara Hidroponik Substrat. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Rusli. 2012. “Kompos dari Limbah Pupuk Cair Jerami Padi dan Kulit Jagung”. Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan, Jurusan Manajemen Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Samarinda
Sunarjo, H. 2003. Bertanam 30 Jenis Sayur. Penebar Swadya. Jakarta
Supriyo, H dan D. Prehaten. 2014. Kandungan Unsur Hara dalam Daun Jati yang Baru Jatuh pada Tapak yang Berbeda. Jurnal Ilmu Kehutanan. Bagian Silvikultur, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, 8(2): 108-
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2019 Jurnal Agrotek Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesian Journal of Agrotech