Analisis Perkembangan Nilai Tukar Petani di Provinsi Sumatera Barat

Penulis

  • Syahyana Raesi Universitas Andalas, Indonesia
  • Ranti Ramadhani Universitas Andalas, Indonesia
  • Rusda Khairati Universitas Andalas, Indonesia
  • Muhammad Farrel Syabena Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

Kata Kunci:

Anova, Nilai Tukar Petani, Tren

Abstrak

Penelitian ini menganalisis perkembangan dan perbandingan nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Sumatera Barat pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan NTP pada sektor pertanian dan membandingkan  NTP antar subsektor pertanian, yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode analisis tren dan analisis ragam dengan bantuan perangkat lunak berupa SPSS serta  menggunakan data bulanan NTP dari tahun 2019-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NTP tanaman pangan cenderung menurun dan rata-rata NTP < 100 mengindikasikan ketidaksejahteraan petani di subsektor tanaman pangan. Sedangkan, NTP hortikultura, perkebunan, dan peternakan mengalami kenaikan, serta rata-rata NTP > 100 menunjukkan kesejahteraan petani yang lebih baik. Namun, NTP perikanan memiliki tren naik dengan rata-rata NTP < 100 yang menandakan ketidaksejahteraan petani. Analisis lebih lanjut mengungkapkan ada perbedaan signifikan antara NTP tanaman pangan dengan perkebunan, antara NTP pangan dengan peternakan, antara NTP hortikultura dengan perkebunan, antara NTP hortikultura dengan perikanan, antara NTP perkebunan dengan perikanan, dan antara NTP peternakan dengan perikanan. Namun tidak ada perbedaan signifikan antara NTP tanaman pangan dan hortikultura, antara NTP pangan dengan perikanan, serta antara NTP hortikultura dengan peternakan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan tren dan perbandingan NTP yang signifikan antar subsektor, menekankan perlunya intervensi kebijakan yang terfokus untuk meningkatkan daya beli petani, terutama di subsektor yang mengalami penurunan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Asriyah, N., Sudiyarto, & Yektiningsih, E. (2021). Nilai Tukar Petani Padi dan Blewah di Desa Sawotratap Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo. Agroinfo Galuh, 8(3), 658–668.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Nilai Tukar Petani 2023.

Hariri, R. (2025). Peramalan dan analisis subsektoral nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Jawa Timur. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis Dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 78(105).

Jepri, A., Pudjiastuti, A. Q., & Setiaji, J. (2024). Nilai Tukar Petani Padi dan Determinannya Kabupaten Malang. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 4(3).

Keumala, C. M., & Zainuddin, Z. (2018). Indikator Kesejahteraan Petani melalui Nilai Tukar Petani ( NTP ) dan Pembiayaan Syariah sebagai Solusi. Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 9, 129–149.

Mulyana, R. G., Istiqomah, & Fauzi, P. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani di 10 Provinsi dengan Peran Sektor Pertanian Tertinggi 2010-2020. Jurnal SEPA, 21(1), 77–88.

Saridewi, L. P. (2021). Analisis Nilai Tukar Petani Komoditas Padi di Yogyakarta. Journal of Agribussiness Science and Rural Development, 1(1), 18–25.

Sunyoto. (2011). Analisis Regresi dan Uji Hipotesis. CAPS.

Walpole, R. . (1995). Pengantar Statistika Edisi ke-3. Gramedia Pustaka Utama.

Yuliani, I. D., Ikhsan, S., & Wilda, K. (2024). Analisis Perkembangan Nilai Tukar Petani di Provinsi Kalimantan Selatan. Frontier Agribisnis, 8(1), 177–184.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-10

Cara Mengutip

Syahyana Raesi, Ranti Ramadhani, Rusda Khairati, & Syabena, M. F. (2026). Analisis Perkembangan Nilai Tukar Petani di Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension, 7(1), 92–105. Diambil dari https://journal-faperta.unsika.ac.id/index.php/agrimanex/article/view/13619

Terbitan

Bagian

Volume 7 No 1

Citation Check