Strategi Keberlanjutan Usahatani Kopi Di Desa Danau Liang Kabupaten Lebong Kawasan Sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat
Kata Kunci:
kopi, keberlanjutan, MICMAC, TNKSAbstrak
Wilayah penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), termasuk Kabupaten Lebong, memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha tani kopi, namun menghadapi tantangan keberlanjutan akibat tekanan ekologis, keterbatasan sumber daya, dan kondisi sosial ekonomi petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis variabel yang memengaruhi keberlanjutan usaha tani kopi di Desa Danau Liang serta mengidentifikasi variabel kunci sebagai dasar perumusan strategi usaha tani kopi berkelanjutan di sekitar TNKS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 65 petani dan 4 pemangku kepentingan. Data dianalisis menggunakan metode MICMAC untuk memetakan pengaruh dan ketergantungan antarvariabel dalam lima dimensi keberlanjutan, yaitu ekonomi, sosial, teknologi, ekologi, dan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi ekologi, konservasi air merupakan variabel dengan pengaruh paling besar terhadap keberlanjutan usaha tani kopi, sementara pelestarian ekosistem dan pemanfaatan teknologi informasi juga berperan penting. Variabel pada kuadran linkage, dependent, dan autonomous sangat bergantung pada keberhasilan variabel penggerak utama
Unduhan
Referensi
BPS Kabupaten Lebong (2024). Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Lebong Menurut Lapangan Usaha 2019-2023. BPS Kabupaten Lebong.
https://lebongkab.bps.go.id/publication.html
Budiandrian, B., Jaetuloh, A., Ayu, P., & Dinar, K. (2022). Pengelolaan hutan adat di Taman Nasional Kerinci Seblat (Customary forest management in Kerinci Seblat National Park). Jurnal Agrimanex, 3(1), 61–77.
https://doi.org/10.35706/agrimanex.v3i1.6936
Chambers, R., & Conway, G. (1991). Sustainable rural livelihoods: practical concepts for the 21st century.
Dadi, D. (2021). Pembangunan Pertanian dan Sistem Pertanian Organik : Bagaimana Proses Serta Strategi Demi Ketahanan. Jurnal education and development, 9(3), 566–572.
Dewi, N., & Kurnianto, A. S. (2025). From Bean To Biosphere : Vegetation Dynamics And Biodiversity In Arabica Coffee Agroforestry At Ijen Geopark. Journal Of Tropical Biodiversity And Biotechnology, 10(01), 1–12. https://doi.org/10.22146/jtbb.12405
Dikjenbun. (2021). Statistik Perkebunan Unggulan Nasional 2020-2022. Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan. https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/18670
Dinata, C. K., Saputra, S. A., & Sepika, S. (2022). Pemanfaatan limbah kulit kopi untuk pembuatan pupuk organik/kompos di kelurahan air duku kecamatan selupu rejang kabupaten rejang lebong. Jimakukerta, 217–223. https://doi.org/10.36085/jimakukerta.v2i1.2826
Firnanda, E., Harianto, S. P., Winarno, G. D., Wulandari, C., Dewi, B. S., & Fitriana, Y. R. (2020). Persepsi masyarakat daerah penyangga terhadap fungsi ekologi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Jurnal Hutan Tropis, 9(3), 1-10.
http://dx.doi.org/10.20527/jht.v12i3.20561
Godet, M. (1994). From Anticipation To Action: A Handbook Of Strategic Prospective.
Ismono, H., Arifin, B., Tanaka, K., & Kada, R. (2022). Impacts Of Coffee Agroforestry And Sustainability Certification O N Farmers ’ Livelihood in Sumatra-Indonesia. Sustainability Science And Resources, 2(5), 77–95.
https://doi.org/10.55168/ssr2809-6029.2022.2005
Kurniati, S. A., & Vaulina, S. (2020). Pengaruh Karakteristik Petani Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Petani Padi Sawah di Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Agribisnis, 22(1).
Martauli, E. D., Br Karo, S., & Lara, W. D. (2023). Peran Petani Perempuan Terhadap Pengambilan Keputusan Usaha tani Kentang di Desa Barusjahe Kabupaten Karo. Jurnal Agroteknosains, 7(2), 152–160.
https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4375383
Mentari, G., Pasmawati, H., & Suskha, F. (2023). Kuli Perempuan: Asal-Usul, Kehidupan, Dan Perannya Di Lebong Tandai. Phoenix Publisher.
Pawiengla, A. A., Yunitasari, D., & Adenan, M. (2020). Analisis keberlanjutan usahatani kopi rakyat di Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 4(4), 701-714.
https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/875
Rahardjo. (2012). Kopi Panduan Budidaya Dan Pengolahan Kopi Arabika Dan Robusta. Penebar Swadaya.
Rosalinda, S., Faridz, R., Purwandari, U., & Fansuri, H. (2022). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberlanjutan Mata Pencaharian Petambak Garam di Madura Menggunakan Metode Micmac. Jurnal Agrointek, 16(3), 298–308.
https://doi.org/10.21107/agrointek.v16i3.12965
Rusmayadi, G., Sutrisno, E., Nugroho, R. J., & Prasetyo, C. (2023). Evaluasi Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Air Dalam Irigasi Pertanian : Studi Kasus di Wilayah Kabupaten Cianjur. Jurnal Geosains West Science, 1(02), 112–118.
Safi, A. (2025). Model Kelembagaan Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Kopi Di Kabupaten Karo. Journal Of Tropical Estate Crops, 2(2), 48–70.
https://doi.org/10.31289/jotec.v2i2.14371
Safira, G. ., Wulandari, C., & Kaskoyo, H. (2017). Forestry Farm Group On Saiol And Water Conservation Efforts. Jurnal Sylva Lestari, 5(2), 23–29.
https://doi.org/10.31289/jotec.v2i2.14371
Sahputra, I., Yurni, I., & Agusniar, C. (2024). Pemanfaatan Teknologi Informasi Digital Untuk Meningkatkan Produktivitas Petani. Malikussaleh Mengabdi, 3(2), 452–459.
https://doi.org/10.29103/jmm.v3i2.20424
Setiawan, F. A. (2025). Penertiban Pertanian Pada Kawasan Hutan Dalam Menanggulangi Kerusakan Hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat ( Desa Giri Mulyo Provinsi Jambi ). Journal Of Multidisciplinary Research And Development, 7(4), 2496–2503.
https://doi.org/10.38035/rrj.v7i4.1504
Silaban, P. S. M. (2025). Optimalisasi Potensi Petani Kopi (Ekonomi Lokal) melalui Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Siponjot, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan. Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 29-35. https://doi.org/10.59066/jppm.v4i2.1199
Siswantoro, A., Izzati, E. ., Sunarto, B. ., & Jamroni, M. (2024). Pengembangan Model Pertanian Kopi Berbasis Kawasan di Dataran Tinggi. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 8(3), 1181–1191.
https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.03.30
Siswati, L., Putri, A., & Yasid, H. (2021). Karakteristik Petani Manggis di Desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan. Jurnal Agribisnis, 23(2).
https://doi.org/10.31849/agr.v23i2.8969
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Syakir, M., & Surmaini, E. (2017). Perubahan iklim dalam konteks sistem produksi dan pengembangan kopi di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 36(2), 77-90.
https://doi.org/10.18280/ijsdp.180409
Qalsum, U., Asri, D., Rachmadhan, A. A., & Mujiburrahmad, M. (2025). EVALUASI PARTISIPASI PETANI DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN (PUAP): Pendekatan Analisis Faktor Determinan. Jurnal Sains Agribisnis, 5(2), 205-213.
https://doi.org/10.55678/jsa.v5i2.2136
1





